Ini Dia Orang Yang Tidak Wajib Berpuasa Ramadhan

Agama Islam adalah agama yang sangat bijaksana, tidak menggariskan suatu hukum, kecuali yang dapat dilakukan oleh umat Islam dengan tanpa adanya kesulitan. Jika ada yang merasa kesulitan, maka agama akan menggugurkan kewajiban tersebut kepada orang itu. Begitu pula dalam ibadah puasa. Mereka yang ada pada dirinya udzur, tidak diwajibkan sama sekali untuk berpuasa atau menundanya pada hari-hari lainnya ketika mereka telah lepas dari udzur tersebut. adapun mereka yang tidak wajib berpuasa karena udzur adalah sebagai berikut ...

1. Anak Kecil


Anak kecil yang belum mumayyiz (belum bisa makan, minum dan cebok sendiri), dan belum berumur tujuh tahun, tidak wajib untuk berpuasa, karena sudah barang tentu anak seusia tersebut tidak mampu untuk melaksanakannya.

Dan jika sudah beranjak mumayyiz dan berumur tujuh tahun baru agama memerintahkan orang tua anak tersebut untuk membiasakannya berpuasa. Mulai berpuasa hanya sampai waktu Dhuhur, lalu sampai waktu Ashar dan kemudian jika sudah berumur 10 tahun akan mampu untuk berpuasa sehari penuh karena telah terlatih sebelumnya. Dan jika pada usia tersebut si anak tidak melaksanakannya, maka wajib atas orang tua untuk memukulnya, sehingga tatkala baligh nanti, dia akan takut untuk meninggalkannya. Betapa indahnya agama Islam ini dalam mendidik umatnya untuk melaksanakan syariat agama.

2. Para Lansia


Orang-orang tua yang sudah tidak mampu untuk melaksanakan ibadah puasa, yang sekiranya jika dia paksakan untuk berpuasa akan sakit atau pingsan, tidak wajib untuk berpuasa. Sebagai gantinya dia wajib mengeluarkan fidyah setiap harinya 6,25 ons dari beras. Boleh dikeluarkan awal bulan sekaligus pada akhir bulan atau dikeluarkan perhari.

3. Orang Yang Hilang Akal


Anak kecil yang belum baligh tidak wajib berpuasa, apalagi orang yang tidak berakal, baik hilang akalnya karena gila, pingsan dan lain-lain. Dan nanti tatkala dia sadar tidak wajib mengqodlo’nya, dan juga tidak wajib membayar fidyah. Cuma sunnah untuk diqodlo’ jika dikarenakan pingsan.

4. Orang Yang Sakit


Orang yang sakit, tentunya tidak mampu untuk melaksanakan puasa. Oleh karenanya, tidak wajib atasnya berpuasa, asalkan hal itu dengan petunjuk dokter, bahwa jika dia berpuasa, maka penyakitnya tidak akan sembuh atau tambah parah, dan akan menyebabkan kematian misalnya. Dan nanti jika sembuh dia wajib mengqodlo’nya.

5. Wanita Hamil dan Menyusui


Wanita yang sedang mengandung dan menyusui, akan terkuras energinya, sehingga akan selalu makan dan merasa lapar, karena dia makan untuk dua orang. Untuk dirinya dan untuk anaknya yang dikandung atau disusuinya. Oleh karenanya agama membolehkan kedua orang ini untuk tidak berpuasa.

Dan nanti setelah tidak hamil dan menyusui lagi, dia wajib mengqodlo’nya dan ditambah fidyah setiap harinya satu mud (6,25 ons), jika dia meninggalkan puasa karena khawatir akan kesehatan anaknya saja. Dan jika khawatir akan kesehatan dirinya saja atau keduanya, maka tidak wajib fidyah, cukup meng-qodlo’nya saja.

6. Wanita Yang Sedang Haid Dan Nifas


Wanita yang sedang mengeluarkan darah haid dan nifas, akan terkuras energinya dan merasa lemas karena keluarya darah. Dan jika dituntut untuk berpuasa akan berkumpullah dua hal yang melemahkan badan. Dan hal itu tidak diinginkan agama Islam. Oleh karenanya, tidak diwajibkan atasnya untuk berpuasa, bahkan haram hukumnya. dan nanti setelah suci dari haid dan nifasnya wajib mengqodlo’nya.

source : alhabibsegafbaharun.com

Komentar Sahabat Muslim

Artikel Islam Pilihan