Teks Lirik Syi'ir Tanpo Waton

Syi'ir Tanpo Waton - Pada kesempatan kali ini akan kita bahas mengenai sholawat berjudul "Tanpo Waton" yang sangat populer dan melegenda. setiap hari syi'ir tanpo waton ini selalu diputar baik di musholla maupun masjid masjid hampir diseluruh indonesia khususnya daerah pulau jawa. biasanya diputar sesaat sebelum waktu sholat 5 waktu terutama saat shalat maghrib dan subuh. syair dan liriknya sendiri menggunakan bahasa jawa serta mengandung makna dan arti yang dalam serta penuh nasehat. nada lagunya sendiri juga sangat enak didengar dan menggetarkan hati. tak heran jika sholawat tanpo waton ini begitu cepat dikenal masyarakat tanah air.

Namun ada yang menarik jika kita membahas shalawat tanpo wathon ini. yaitu mengenai siapa sebenarnya pencipta dan pengarang syi'ir tanpo waton ini? masyarakat pada umunya menganggap KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur lah yang menciptakan sekaligus melantunkan syi'ir tanpo waton ini. masyarakat bahkan banyak yang menamai syiir tanpo waton dengan sebutan sholawat gusdur karena lebih mudah diucapkan. namun yang perlu anda ketahui, ternyata pengarang sesungguhnya sekaligus yang menyanyikannya adalah KH Mohammad Nizam As-shofa (Gus Nizam), pemangku pondok pesantren Ahlus-Shofa Wal-Wafa Sidoarjo.

Baca Juga : Lirik Sholawat Qomarun Sidnan Nabi

Nah, kembali ke intinya sesuai judul bahwa pada artikel kali ini akan kami bagikan tentang teks lirik syi'ir tanpo waton lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya agar bisa menjadi bahan renungan sekaligus pelajaran. so berikut ini teks lirik lengkapnya . . .

Teks Lirik Syiir Tanpo Waton


Astagfirullah robbal baroya
Astagfirulloh minal khotoya
Robbi zidni `ilmannaafii’a
Wawaffikni `amalan sholiha

Yaa rosulallah salammun’alaik
Yaa rofi’asaaniwaddaaroji
Atfatayaji rotall `aalami
Yauhailaljuu diwaalkaromi 

Ngawiti ingsun nglaras syi’iran (aku memulai menembangkan syi’ir)
Kelawan muji maring Pengeran (dengan memuji kepada Tuhan)
Kang paring rohmat lan kenikmatan (yang memberi rohmat dan kenikmatan)
Rino wengine tanpo pitungan 2X (siang dan malamnya tanpa terhitung)

Duh bolo konco priyo wanito (wahai para teman pria dan wanita)
Ojo mung ngaji syareat bloko (jangan hanya belajar syari’at saja)
Gur pinter ndongeng nulis lan moco (hanya pandai bicara, menulis dan membaca)
Tembe mburine bakal sengsoro 2X (esok hari bakal sengsara)

Akeh kang apal Qur’an Haditse (banyak yang hapal Qur’an dan Haditsnya)
Seneng ngafirke marang liyane (senang mengkafirkan kepada orang lain)
Kafire dewe dak digatekke (kafirnya sendiri tak dihiraukan)
Yen isih kotor ati akale 2X (jika masih kotor hati dan akalnya)

Gampang kabujuk nafsu angkoro (gampang terbujuk nafsu angkara)
Ing pepaese gebyare ndunyo (dalam hiasan gemerlapnya dunia)
Iri lan meri sugihe tonggo (iri dan dengki kekayaan tetangga)
Mulo atine peteng lan nisto 2X (maka hatinya gelap dan nista)

Ayo sedulur jo nglaleake (ayo saudara jangan melupakan)
Wajibe ngaji sak pranatane (wajibnya mengkaji lengkap dengan aturannya)
Nggo ngandelake iman tauhide (untuk mempertebal iman tauhidnya)
Baguse sangu mulyo matine 2X (bagusnya bekal mulia matinya)

Kang aran sholeh bagus atine (Yang disebut sholeh adalah bagus hatinya)
Kerono mapan seri ngelmune (karena mapan lengkap ilmunya)
Laku thoriqot lan ma’rifate (menjalankan tarekat dan ma’rifatnya)
Ugo haqiqot manjing rasane 2 X (juga hakikat meresap rasanya)

Al Qur’an qodim wahyu minulyo (Al Qur’an qodim wahyu mulia)
Tanpo tinulis biso diwoco (tanpa ditulis bisa dibaca)
Iku wejangan guru waskito (itulah petuah guru mumpuni)
Den tancepake ing jero dodo 2X (ditancapkan di dalam dada)

Kumantil ati lan pikiran (menempel di hati dan pikiran)
Mrasuk ing badan kabeh jeroan (merasuk dalam badan dan seluruh hati)
Mu’jizat Rosul dadi pedoman (mukjizat Rosul(Al-Qur’an) jadi pedoman)
Minongko dalan manjinge iman 2 X (sebagai sarana jalan masuknya iman)

Kelawan Alloh Kang Moho Suci (Kepada Alloh Yang Maha Suci)
Kudu rangkulan rino lan wengi (harus mendekatkan diri siang dan malam)
Ditirakati diriyadohi (diusahakan dengan sungguh-sungguh secara ihlas)
Dzikir lan suluk jo nganti lali 2X (dzikir dan suluk jangan sampai lupa)

Uripe ayem rumongso aman (hidupnya tentram merasa aman)
Dununge roso tondo yen iman (mantabnya rasa tandanya beriman)
Sabar narimo najan pas-pasan (sabar menerima meski hidupnya pas-pasan)
Kabeh tinakdir saking Pengeran 2X (semua itu adalah takdir dari Tuhan)

Kelawan konco dulur lan tonggo (terhadap teman, saudara dan tetangga)
Kang podho rukun ojo dursilo (yang rukunlah jangan bertengkar)
Iku sunahe Rosul kang mulyo (itu sunnahnya Rosul yang mulia)
Nabi Muhammad panutan kito 2x (Nabi Muhammad tauladan kita)

Ayo nglakoni sakabehane (ayo jalani semuanya)
Alloh kang bakal ngangkat drajate (Allah yang akan mengangkat derajatnya)
Senajan asor toto dhohire (Walaupun rendah tampilan dhohirnya)
Ananging mulyo maqom drajate 2X (namun mulia maqam derajatnya di sisi Allah) 

Lamun palastro ing pungkasane (ketika ajal telah datang di akhir hayatnya)
Ora kesasar roh lan sukmane (tidak tersesat roh dan sukmanya)
Den gadang Alloh swargo manggone (dirindukan Allah surga tempatnya)
Utuh mayite ugo ulese 2X (utuh jasadnya juga kain kafannya)

Yarosulalloh salammun’alaik
Yaarofi’asaaniwaddaaroji
Atfatayaji rotall `aalami
Yauhailaljuu diwaalkaromi

Sekian mengeai lirik syi'ir tanpo waton dan artinya kali ini. semoga bermanfaat dan bisa dipahami makna yang terkandung didalamnya sehingga menjadikan kita lebih baik lagi. untuk file mp3nya, anda bisa mendownloadnya sendiri di berbagai situs yang ada di internet.

Komentar Sahabat Muslim

Artikel Islam Pilihan