Doa Agar Cepat Mendapatkan Pekerjaan Supaya Segera Diterima Kerja

Pembahasan kali ini adalah amalan doa agar cepat mendapatkan pekerjaan supaya segera diterima kerja lengkap bahasa arab, latin dan artinya. Terkadang setelah lulus dari sekolah dan perguruan tinggi kita kesulitan mencari dan melamar pekerjaan yang terbaik dan kita inginkan. Tentunya islam mengajarkan kita untuk selalu berusaha sebaik mungkin dalam mencari kerja baru yang terbaik dan sesuai keinginan dan harapan kita.

Namun islam juga mengajarkan agar kita selalu memohon kepada ALLAH SWT dengan membaca doa agar mendapatkan pekerjaan. Jadi tidak cukup dengan melamar kerja kesana kemari saja supaya bisa diterima bekerja. Namun harus dibarengi dengan amalan, dzikir dan berdoa agar diterima kerja yang diinginkan. Inilah indahnya islam, usaha dan doa haruslah bersamaan karena manusia hanya bisa berusaha, ALLAH SWT lah yang menentukan segalanya.

Doa Agar Cepat Mendapatkan Pekerjaan Supaya Segera Diterima Kerja

Untuk bacaan doa mencari pekerjaan supaya dimudahkan oleh ALLAH SWT. Kita bisa berdoa dengan doa apa saja dan menggunakan bahasa kita sendiri. Namun di artikel ini akan di share beberapa doa agar cepat dipanggil kerja dan diterima di perusahaan baru yang sesuai keinginan kita. Dengan begitu maka ekonomi kita akan naik dan kehidupan kita pun makin mapan. Dengan berdoa, maka rezeki yang kita dapat insyaallah halal dan berkah.

Lalu bagaimana lafadz doa agar cepat dapat kerja yang ampuh dan mustajab ketika kita kesulitan mencari pekerjaan? Simak berikut ini kumpulan teks bacaan doa agar cepat mendapatkan pekerjaan supaya segera diterima kerja lengkap dalam tulisan arab, latin dan terjemahan bahasa Indonesianya. Lafadz doa ini bisa dibaca kapan saja dan tidak ada cara khusus dalam mengamalkannya.

Doa Agar Mendapatkan Pekerjaan


اَللهُمَّ اغْفِرْلِى ذَنْبِيْ، وَوَسِّعْ خُلُقِيْ، وَطَيِّبْ لِيْ كَسَبِيْ، وَقَنِّعْنِيْ بِمَا رَزَقْتَنِيْ، وَلاَتَذْهَبْ قَلْبِيْ إِلَى شَيْئٍ صَرَّفْتَهُ عَنِّيْ

Alloohummaghfir Lii Dzanbii, Wa Wassi’ Khuluqii, Wa Thoyyib Lii Kasabii, Wa Qonni’nii Bimaa Rozaqtanii, Wa Laa Tadz-Hab Qolbii, Ilaa Syai-In Shorroftahu ‘Annii.”

Artinya :“Ya Allah, ampunillah dosaku, perluaslah (muliakanlah) akhlakku, berilah untukku pekerjaan yang baik, jadikanlah aku puas menerima apapun yang Engkau karuniakan kepadaku, dan janganlah Engkau buat hatiku mengingat apapun yang telah Engkau palingkan dariku”. (HR. Ibnu An-Najjar).

Doa Agar Diterima Kerja 2


اَللهُمَّ افْتَحْ عَلَيْنَا اَبْوَابَ الْخَيْرِ وَاَبْوَابَ الْبَرَكَةِ وَاَبْوَابَ النِّعْمَةِ وَاَبْوَابَ الْقُوَّةِ وَأَبْوَابَ الصِّحَّةِ وَأَبْوَابَ السَّلاَمَةِ وَأَبْوَابَ الْجَنَّةِ. رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَارَشَدًا. بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ

“Allaahummaftah 'Alainaa Abwaabal Khairi, Wa Abwaabal Barakati, Wa Abwaaban Ni'mati, Wa Abwaabal Quwwati, Wa Abwaabashshihhati, Wa Abwaabas Salaamati, Wa Abwaabal Jannati. Bismillaahi Tawakkaltu 'Alallaahi Laa Haula Wa Laa Quwwata Illaa Billaah.”

Artinya :Ya Allah, bukakanlah atas kami pintu-pintu kebaikan, pintu-pintu berkah, pintu-pintu nikmat, pintu-pintu kekuatan, pintu-pintu kesehatan, pintu-pintu keselamatan, dan pintu-pintu surga. Ya Allah ya Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini). Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakal kepada-Nya, tidak ada daya serta kekuatan melainkan hanya dengan kekuasaan dan pertolongan Allah.

Doa Agar Cepat Dapat Kerja 3


رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

Robbi inni limaa anzalta ilayya min khoirin fakir.

Artinya : "Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku". (Surat Al Qashash ayat 24)

Demikianlah teks bacaan Doa Agar Cepat Mendapatkan Pekerjaan Supaya Segera Diterima Kerja lengkap dalam bahasa arab, latin dan artinya. Insyaallah dengan membaca dan mengamalkan amalan doa diatas, maka kita akan segera mendapatkan pekerjaan baru yang diinginkan. Wallahu a'lam.

Hukum Pernikahan dalam Islam yang Harus Diketahui Sebelum Menikah

Kali ini akan dibahas bagaimana hukum pernikahan dalam islam. Masalah penjelasan hukum nikah ini harus diketahui sebelum menikah agar pernikahan berlangsung dengan baik dan benar sesuai dengan syariat agama islam. Islam sendiri telah mengatur segala sesuatunya secara detail mengenai pernikahan ini mulai dari sunnah sunnahnya, syarat nikah, rukun nikah hingga hukum hukum nikah.

Hukum Pernikahan dalam Islam yang Harus Diketahui Sebelum Menikah

Islam sangat mengajurkan agar kita semua menikah dan hal ini tercantum dalam Al-Quran dan hadits Nabi Muhammad SAW. Dianjurkan untuk segera menikah jika sudah mampu dan siap membangun rumah tangga. Salah satu tujuan menikah sendiri adalah untuk membangun keluarga yang bahagia, sakinah, mawadah dan warohmah.

Para ulama membagi dasar hukum nikah ini ke dalam beberapa hal yaitu wajib, sunnah, mubah, makruh dan haram. Jadi sebuah perkawinan bisa saja menjadi wajib dan sebaliknya bisa menjadi haram tergantung situasi dan kondisinya. Jadi hukum pernikahan bersifat situasional dan berubah ubah tergantung kondisi. Seseorang terkadang diwajibkan dan juga diharamkan untuk menikah, dan banyak hal serta faktor yang mempengaruhinya.

Hukum Nikah dalam Islam


Jika anda seorang pemuda yang bimbang apakah sudah saatnya menikah atau tidak, maka sudah seharusnya anda mengetahui mengenai penjelasan dasar hukum nikah dibawah ini. Dan langsung saja untuk lebih jelasnyahukum ni simak berikut ini daftar hukum pernikahan dalam islam lengkap beserta penjelasannya.

Hukum Pernikahan yang Wajib


Hukum menikah dalam islam menjadi wajib manakala seseorang telah siap dan mampu dalam segala halnya misalnya ekonomiya sudah siap, mentalnya sudah siap, ilmu dan agamanya sudah siap. Sedangkan jika ia tidak menikah, ia sangat yakin akan beresiko terjerumus dalam perzinahan. Maka dalam hal ini wajib baginya untuk menikah secepat mungkin dan tidak ada alasan untuk menunda nunda lagi. Karena jika ia tidak segera menikah, yang terjadi malah masuk dalam lembah perzinahan, padahal ia mampu dan siap untuk melangsungkan pernikahan.

Abdullah bin Mas’ud berkata : Telah bersabda Rasulullah SAW kepada kami : “ Hai golongan orang-orang muda! Siapa-siapa dari kamu mampu berkawin, hendaklah dia berkawin, karena yang demikian lebih menundukkan pandangan mata dan lebih memelihara kemaluan, dan barang siapa tidak mampu, maka hendaklah ia bersaum, karena ia itu pengebiri bagimu”.

Imam Al-Qurtubi berkata : “ Orang bujang yang sudah mampu kawin dan takut dirinya dan agamanya jadi rusak, sedang tidak ada jalan untuk menyelamatkan diri kecuali dengan kawin, maka tidak ada perselisihan pendapat tentang wajibnya dia kawin ”. Allah berfirman :

“Hendaklah orang-orang yang tidak mampu kawin menjaga dirinya sehingga nanti Allah mencukupkan mereka dengan karunia-Nya” (QS. An-Nuur : 33).

Hukum Pernikahan yang Sunnah


Hukum nikah hanya disunnahkan saja apabila orang tersebut mampu secara ekonomi dan siap tanggung jawabnya namun ia mampu dan yakin tidak akan terjerumus dalam perzinahan apabila ia tidak segera menikah. Semua diukur oleh dirinya sendiri, jika ia yakin dan mampu membatasi pergaulan dan gerak geriknya dari zina, maka meskipun ia siap dan mampu menikah, maka hukumnya sunnah dan tidak diwajibkan. Sebab masih ada jarak tertentu yang menghalanginya untuk bisa jatuh ke dalam zina yang diharamkan Allah SWT.

Namun apabila dia segera menikah, tentu dia akan mendapatkan keutamaan yang lebih dibandingkan dengan dia diam tidak menikahi wanita. Paling tidak, dia telah melaksanakan anjuran dan sunnah Rasulullah SAW seperti dalam beberapa hadits berikut ini :

Dari Anas bin Malik RA bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Nikahilah wanita yang banyak anak, karena Aku berlomba dengan nabi lain pada hari kiamat." (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Ibnu Hibbam).

Dari Abi Umamah bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Menikahlah, karena aku berlomba dengan umat lain dalam jumlah umat. Dan janganlah kalian menjadi seperti para rahib nasrani." (HR. Al-Baihaqi 7/78).

Hukum Pernikahan yang Mubah


Orang yang berada pada posisi tengah-tengah antara hal-hal yang mendorong keharusannya untuk menikah dengan hal-hal yang mencegahnya untuk menikah, maka bagi hukum menikah itu menjadi mubah atau boleh. Tidak dianjurkan untuk segera menikah namun juga tidak ada larangan atau anjuran untuk mengakhirkannya. Pada kondisi tengah-tengah seperti ini, maka hukum nikah baginya adalah mubah.

Hukum Pernikahan yang Makruh


Hukum nikah menjadi makruh apabila seseorang memiliki keinginan untuk menikah, namun ia takut dan tidak memiliki tekad serta tidak mampu mencukup dan menunaikan hak hak istrinya dalam berumah tangga atau ada alasan lainnya. Misalnya ia tidak mampu menafkasi istrinya, memiliki kelemahan dalam berhubungan dan ditakutkan akan berperilaku buruk dan kasar kepada istrinya. Maka sampai disini makruh baginya menikah. Namun bila calon istrinya rela dan punya harta yang bisa mencukupi hidup mereka, maka masih dibolehkan bagi mereka untuk menikah meski dengan karahiyah.

Hukum Pernikahan yang Haram


Secara normal, ada dua hal utama yang membuat seseorang menjadi haram untuk menikah. Pertama, tidak mampu memberi nafkah. Kedua, tidak mampu melakukan hubungan badan. Kecuali bila dia telah berterus terang sebelumnya dan calon istrinya itu mengetahui dan menerima keadaannya.

Selain itu juga bila dalam dirinya ada cacat fisik lainnya yang secara umum tidak akan diterima oleh pasangannya. Maka untuk bisa menjadi halal dan dibolehkan menikah, haruslah sejak awal dia berterus terang atas kondisinya itu dan harus ada persetujuan dari calon pasangannya.Seperti orang yang terkena penyakit menular dimana bila dia menikah dengan seseorng akan beresiko menulari pasangannya itu dengan penyakit. Maka hukumnya haram baginya untuk menikah kecuali pasangannya itu tahu kondisinya dan siap menerima resikonya.

Selain dua hal di atas, masih ada lagi sebab-sebab tertentu yang mengharamkan untuk menikah. Misalnya wanita muslimah yang menikah dengan laki-laki yang berlainan agama atau tidak beragama. Juga menikahi wanita pezina dan pelacur. Termasuk menikahi wanita yang haram dinikahi (mahram), wanita yang punya suami, wanita yang berada dalam masa iddah.

Ada juga pernikahan yang haram dari sisi lain lagi seperti pernikahan yang tidak memenuhi syarat dan rukun. Seperti menikah tanpa wali atau tanpa saksi. Atau menikah dengan niat untuk mentalak, sehingga menjadi nikah untuk sementara waktu yang kita kenal dengan nikah kontrak.

Demikianlah penjelasan mengenai macam hukum hukum pernikahan dalam islam yang harus diketahui sebelum menikah. Semoga informasi tentang hukum nikah diatas bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua tentang tata cara menikah yang sesuai syariat islam. Wallahu a'lam.

Rukun Nikah dalam Islam yang Benar Beserta Syarat dan Penjelasannya

Artikel ini akan membahas rukun rukun nikah yang benar beserta syarat dan penjelasannya lengkap. Salah satu tata cara pernikahan yang baik dan sesuai syariat agama islam adalah dengan memperhatikan berbagai hal misalnya syarat sah nikah, sunnah nikah, hingga rukun nikah yang merupakan kewajiban untuk dipenuhi agar proses pernikahan syah.

Tanpa menjalankan rukun rukun nikah, maka pernikahan tidak sah secara agama dan haruslah diulang dengan memenuhi semua syarat dan rukun pernikahannya. Inilah pentingnya kita untuk mempelajari bab fiqih tentang hukum dan seluk beluk pernikahan. Dengan memahami tata cara menikah yang benar sesuai ajaran islam, insyaallah pernikahan kita akan sah dan penuh keberkahan. Serta tujuan akan tercapai yaitu membangun keluarga dan rumah tangga bahagia sakinah mawadah warohmah.

Rukun Nikah dalam Islam yang Benar Beserta Syarat dan Penjelasannya

Kata nikah dalam bahasa arab berarti menyatu, dan dalam arti syari’ adalah sesuatu aqad yang memperbolehkan dengan aqad itu berhubungan dengan istri dengan lafadz nikah atau perkawinan. Nikah sangat diperintahkan oleh ALLAH SWT sebagaimana firmannya dalam kitab suci Al-Quran berikut ini :

“Nikahilah kalian wanita yang bagus untuk kalian, dua, tiga dan empat.” {Surat An-Nisa’ayat 3}.

Nabi Muhammad SAW juga sangat menganjurkan untuk menikah sebagaimana hadits berikut ini :

Tidak sempurna ibadah seseorang sampai dia kawin (menikah). (HR Bukhori dan Muslim, Imam Ahmad dan Abu Ya’la)
 

Rukun Nikah dan Penjelasannya


Satu hal yang mesti diperhatikan adalah bahwa perniakahan siapapun tidak sah jika kelima rukun menikah ini tidak diperhatikan secara seksama, Jangan sampai salah satunya tidak dikerjakan. Jika tidak sah, maka seterusnya hal hal yang seharusnya halal antara suami istri menjadi haram karena pernikahannya tidak sah akibat meninggalkan salah satu saja dari rukun nikah.

Lalu apa saja rukun rukun nikah dan syaratnya dalam islam yang benar? Berikut ini daftar 5 rukun nikah dan penjelasannya lengkap dengan dalilnya.

Pengantin Laki Laki (Suami)


Adanya calon pengantin pria merupakan salah satu rukun nikah. Namun ada beberapa hal yang mesti diperhatikan sebagai syarat bagi seorang laki laki ketika akan menikah. Syarat syarat calon pengantin laki laki atau suami diantaranya adalah :

  • Beragama islam
  • Laki – laki normal atau tulen
  • Tidak dalam tekanan / paksaan
  • Tidak memiliki empat atau lebih istri
  • Tidak dalam mahram istri
  • Mengetahui bahwa calon istrinya adalah syah untuk dinikahi atau bukan mahramnya
  • Tidak dalam ibadah ihram haji / umrah

Tentang seorang yang sedang ihram, di dalam hadits Rasulullah SAW disampaikan bahwa:

“Seorang yang sedang berihram tidak boleh menikahkan, tidak boleh dinikahkan, dan tidak boleh mengkhitbah.” (HR. Muslim)

Pengantin Perempuan (Istri)


Rukun nikah selanjutnya adalah adanya calon pengantin perempuan yang bakal menjadi seorang istri. Beberapa syarat pengantin perempuan (calon istri) yang harus diperhatikan diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Beragama islam
  • Wanita normal atau asli
  • Bukan mahram dari calon suami
  • Mengizinkan walinya untuk menikahkannya dengan calon suaminya
  • Tidak dalam masa iddah
  • Bukan istri orang
  • Tidak dalam ibadah ihram haji dan umrah
  • Belum Pernah li’an

Wali Nikah


Selanjutnya adalah harus adanya wali nikah, Nabi Muhammad SAW bersabda dalam haditsnya sebagai berikut ini :

“Wanita mana saja yang menikah tanpa izin wali-walinya maka nikahnya batil, nikahnya batil, nikahnya batil.” (HR. Abu Dawud).

Hal hal yag harus diperhatikan dan merupakan syarat bagi seorang wali nikaha adalah sebagai berikut ini :

  • Wali nikah harus mencapai batas baligh
  • Harus berakal sehat tidak gila.
  • Bukan orang yang fasik (yang selalu berbuat dosa besar)
  • Tidak sedang menjalankan ibadah haji atau umroh
  • Bukan karena paksaan 

Wali nikah dibagi dua yaitu wali nikah khusus yaitu semua laki-laki kerabatnya yang berhak menjadi wali dan wali nikah umum yaitu wali hakim atau petugas KUA. Sedangkan orang-orang yang berhak menjadi wali nikah yaitu sebagai berikut ini :

1) Ayah kandung

2) Kakek, atau bapaknya kakek dan seterusnya

3) Saudara laki-laki kandung

4) Saudara laki-laki seayah, adapun saudara laki-laki seibu tidak berhak.

5) Anak saudara laki-laki kandung (keponakan)

6) Anak saudara laki-laki seayah dan seterusnya, adapun saudara laki-laki seibu tidak berhak

7) Paman atau saudara laki-laki ayah kandung

8)Paman atau saudara laki-laki ayah seayah adapun paman saudara laki-laki seibu tidak berhak

9) Anak paman saudara laki-laki ayah kandung (misanan)

10) Anak paman saudara laki-laki ayah seayah dan seterusnya.

11) Paman ayah

12) Anak paman ayah (misanan ayah)

13) Paman kakek kemudian anaknya

14) Paman ayah kakek kemudian anaknya

Dua Orang Saksi


Rukun nikah berikutnya harus ada saksi. Dua orang saksi ini haruslah ada dalam proses pernikahan. Sebagaimana dalam hadits disampaikan sebagai berikut ini :

“Tidak ada nikah kecuali dengan adanya wali dan dua saksi yang adil.” (HR. Al-Khamsah kecuali An-Nasa`i)

  • Sekurang-kurangya dua orang
  • Islam
  • Berakal
  • Baligh
  • Lelaki
  • Memahami kandungan lafaz ijab dan qabul
  • Dapat mendengar, melihat dan bercakap
  • Adil (Tidak melakukan dosa-dosa besar dan tidak berterusan melakukan dosa-dosa kecil)
  • Merdeka

Sunnah agar yang menjadi saksi adalah orang yang sholeh dan taat dalam agamanya. Dan yang paling utama lagi apabila saksi tersebut sudah melakukan ibadah haji.

Ijab dan Qabul (Akad Nikah)


Rukun menikah yang terakhir adalah adanya proses ijab qabul atau akad nikah. Aqad ijab qobul merupakan rukun yang paling utama dan yang menentukan. Adapun aqad ijab diucapkan si wali nikah dan qobul di ucapkan calon suami. Adapun syarat-syaratnya:


  • Adanya ijab ( Penyerahan dari wali )
  • Adanya qabul ( kalimat penerimaan dari suami )
  • Ijab dan qabulnya jelas
  • Aqad ijab qabul tersebut harus dengan kalimat Nikah atau tazwij atau terjemahannya yaitu nikah atau kawin saja maka tidak sah dengan memakai kalimat yang lain.
  • Antara ijab dan qobul tidak diselingi oleh kata-kata yang tidak ada hubungannya dengan nikah
  • Antara ijab dan qabul tidak diselingi dengan diam yang sangat lama.
  • Antara ijab dan qobul sesuai dengan arti dan maksudnya
  • Aqad ijab qabul harus dilafadzkan sekiranya terdengar oleh orang-orang yang berada disekitarnya (tidak dengan cara berbisik-bisik). 

Adapun cara wali menikahkan putrinya dengan lafadz (ucapan) sebagai berikut :

Alhamdulillah wassolatu wassalamu ala rosulillah sayidina muhammad bin abdillah wa’ ala alihii wassohbihi ya fulan bin fulan uzawijuka ala ma amaro allah bihi minimsaki bima’ruf autasrihin bi ihsan. ya fulan bin fulan zawajtuka wa ankahtuka binti fulanah bimahril miiah alafin rubiyyah umlah indonesia khalan.

Jika menggunakan bahasa Indonsia kira kira sebagai berikut artinya :

Alhamdulillah sholat dan salam hanya untuk rosulillah Muhammad bin Abdillah dan untuk para keluarga dan sahabatnya. Wahai fulan bin fulan aku kawinkan kamu atas perintah ALLAH dari pada menahannya dengan baik atau melepasnya dengan baik pula, wahai fulan bin fulan aku kawinkan kamu dengan anakku fulanah dengan mahar 100 ribu rupiah uang indonesia dengan kontan.

Selanjutnya calon suami menjawab dengan jawaban sebagai berikut :

Qobiltu tazwijaha bilmahrih madzkur.

Jika dengan bahasa Indonesia artinya adalah sebagai berikut :

Aku terima kawinnya dengan mahar yang telah di tentukan.

Apabila wali nikah ingin mewakilkan pernikahan anaknya maka wali nikah harus mewakilkan pernikahan tersebut dengan berlafadz sehingga terdengar oleh 2 orang saksi dan dalam mewakilkan pernikahan, wali nikah harus mengucapkan, contohnya adalah :

Wakaltuka fi tajwijiha ibnati fulanah binti fulan li fulan bin fulan bimahril miiah alafin rubiyah.

Jika dengan bahasa Indonesia sebagai berikut :

Aku wakilkan kepada kamu pernikahan anakku fulanah binti fulan dengan fulan bin fulan dengan mahar 100 ribu rupiah. Kemudian yang mewakili mengucapkan qobiltu wakalah atau aku terima perwakilannya. 

Demikianlah 5 rukun nikah dalam islam dan penjelasannya yang bisa kami bagikan kali ini. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi tambahan wawasan ilmu pengetahuan terutama dalam masalah pernikahan yang sesuai syariat islam. Wallahu a'lam.

Nama Nama Neraka dan Penghuninya Lengkap Beserta Dalil Penjelasannya

Pembahasan kali ini adalah mengenai nama nama neraka dan penghuninya lengkap beserta dalil penjelasannya dalam Al Quran. Setiap muslim sendiri kelak akan menempati surga atau neraka dan semuanya tergantung amal perbuatan semasa hidup di dunia. Di neraka dan surga semua akan kekal abadi dan tidak ada penghujungnya. Setelah disiksa, penghuni neraka akan dihidupkan lagi untuk kemudian disiksa kembali.

Nama Nama Neraka dan Penghuninya Lengkap Beserta Dalil Penjelasannya

Jadi ketika di dunia ini manfaatkan waktu dan kesempatan yang diberikan oleh ALLAH SWT unutk berbuat baik dan beramal sholeh agar kelak masuk surga dan terhindar dari pedihnya siksa api neraka. Neraka sendiri adalah tempat penyiksaan paling mengerikan dimana didalamnya berisi mereka yang tidak beriman kepada ALLAH SWT dan membangkan perintah ALLAH SWT.

ALLAH SWT telah memperingatkan setiap manusia untuk senantiasa beriman dan memelihara diri serta kelarga dari siksa api neraka. Dalam kitab suci Al-Quran, ALLAH SWT berfirman sebagai berikut :

فَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِي وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ

Artinya : “Peliharalah dirimu dari Neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.” (Al Baqarah: 24)

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا الْعَذَابَ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًا

Artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS Al-Nisa ayat 56).

Dengan begitu maka selama di dunia ini janganlah berbuat maksiat dan mengerjakan apa yang dilarang oleh ALLAH SWT. Hal ini dikarenakan siksa neraka yang sangat perih dan tidak akan mampu siapapun juga untuk menahannya. Terdapat beberapa pintu pintu dan tingkatan Neraka. Neraka paling bawah adalah neraka jahannam yang merupakan neraka paling pedih siksaannya.

Ini sekaligus menjelaskan bahwa neraka memiliki tingkatan yang disetiap tingkatan memiliki siksa yang berbeda beda. Mulai paling ringan hingga paling pedih. Meski begitu paling ringannya siksa neraka tetaplah tidak akan mampu tertahankan oleh siapapun. Maka cara terbaik adalah beriman dan bertakwa serta menjauhi semua larangan ALLAH SWT semasa kita masih diberi kesempatan hidup di dunia yang fana ini.

Nama Nama Neraka dan Penjelasannya


Neraka juga memiliki nama nama seperti surga. Lalu apa saja macam macam nama neraka yang ada sesuai dalil Al-Quran? Simak berikut ini daftar 7 nama nama neraka dan artinya lengkap beserta calon penghuninya dan dalil penjelasannya dalam Al Quran.

Neraka Hawiyah


Neraka hawiyah ini diperuntukkan bagi orang orang yang ringan amal timbangan kebaikannya, ia lebih banyak berbuat buruk dan maksiat kepada ALLAH SWT dari pada beramal shaleh.

وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ , فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ , وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ , نَارٌ حَامِيَةٌ

Artinya: Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya. maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?. (Yaitu) api yang sangat panas. (Surat Al Qari'ah ayat 8-11)

Neraka Jahim


Neraka jahim disiapkan bagi manusia yang mendustakan ayat ayat ALLAH SWT dan bagi mereka yang dalam kesesatan.

وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ

Artinya : dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat", (Surat Asy Syu'ara ayat 91)

وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ

Artinya : Dan orang-orang kafir serta mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni neraka jahim. (Surat Al Maidah ayat 86)

لَا يَذُوقُونَ فِيهَا الْمَوْتَ إِلَّا الْمَوْتَةَ الْأُولَىٰ ۖ وَوَقَاهُمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ

Artinya : mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya kecuali mati di dunia. Dan Allah memelihara mereka dari azab neraka, (Surat Ad Dukhan ayat 56)

Neraka Saqar


Nama neraka selanjutnya adalah neraka saqar bagi siapapun yang sering meremehkan dan meninggalkan sholat 5 waktu, juga diperuntukan bagi yang tidak membantu orang miskin serta suka berkata yang bathil.

فِي جَنَّاتٍ يَتَسَاءَلُونَ , عَنِ الْمُجْرِمِينَ , مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ , قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ , وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ , وَكُنَّا نَخُوضُ مَعَ الْخَائِضِينَ , وَكُنَّا نُكَذِّبُ بِيَوْمِ الدِّينِ , حَتَّىٰ أَتَانَا الْيَقِينُ

Artinya : berada di dalam surga, mereka tanya menanya. tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa, "Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?" Mereka menjawab: "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari pembalasan, hingga datang kepada kami kematian". (Surat Al Mudassir Ayat 40-47)

Neraka Sa'ir


Neraka sair ini salah satu penghuninya adalah orang yang memakan harta anak yatim tanpa hak.

وَقَالُوا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِي أَصْحَابِ السَّعِيرِ , فَاعْتَرَفُوا بِذَنْبِهِمْ فَسُحْقًا لِأَصْحَابِ السَّعِيرِ

Artinya: Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala". Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.(Surat Al Mulk ayat 10-11)

إِنَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَالَ الْيَتَامَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ نَارًا ۖ وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًا

Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka sair). (Surat An Nisa ayat 10)

وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَجَعَلْنَاهَا رُجُومًا لِلشَّيَاطِينِ ۖ وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ السَّعِيرِ

Artinya : Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala. (Surat Al Mulk ayat 5)

Neraka Huthamah


Neraka hutamah calon penghuninya kelak adalah orang yang suka mencela dan mengumpat dan menimbun harta keduniaan sebagaimana dalil Al Quran berikut ini.

وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ , الَّذِي جَمَعَ مَالًا وَعَدَّدَهُ , يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ , كَلَّا ۖ لَيُنْبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ , وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ , نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ , الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الْأَفْئِدَةِ

Artinya : Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung, dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya, sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah. Dan tahukah kamu apa Huthamah itu? (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati. (Surat Al Humazah ayat 1-8)

Neraka Ladza / Ladho


Nama neraka selanjutnya yaitu neraka ladza/ladho. Yaitu neraka yang disiapkan untuk dihuni oleh orang orang yang berpaling dari agama dan senang mengumpulkan harta dunia.

وَمَنْ فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ يُنْجِيهِ , كَلَّا ۖ إِنَّهَا لَظَىٰ , نَزَّاعَةً لِلشَّوَىٰ , تَدْعُو مَنْ أَدْبَرَ وَتَوَلَّىٰ , وَجَمَعَ فَأَوْعَىٰ

Artinya : Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya kemudian (mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya. Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak,yang mengelupas kulit kepala,yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama), serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya. (Surat Al Ma'arij ayat 14-18)

Neraka Jahannam


Neraka terakhir yaitu neraka jahannam yang merupakan tingkatan neraka paling bawah dan siksanya paling mengerikan dan dahsyat.

لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنْكَ وَمِمَّنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ أَجْمَعِينَ

Artinya: Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka Jahannam dengan jenis kamu dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka kesemuanya. (Surat Sad ayat 85)

وَلِلَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ

Artinya:Dan orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, memperoleh azab Jahannam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali. (Surat Al Mulk ayat 6)

وَالَّذِينَ كَفَرُوا لَهُمْ نَارُ جَهَنَّمَ لَا يُقْضَىٰ عَلَيْهِمْ فَيَمُوتُوا وَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ مِنْ عَذَابِهَا ۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِي كُلَّ كَفُورٍ

Artinya : Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahannam. Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir. (Surat Fathir ayat 36)

وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ

Artinya: Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya.(Surat Al Hijr ayat 43)

أَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّهُ مَنْ يُحَادِدِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَأَنَّ لَهُ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدًا فِيهَا ۚ ذَٰلِكَ الْخِزْيُ الْعَظِيمُ

Artinya: Tidaklah mereka (orang-orang munafik itu) mengetahui bahwasanya barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya nerakan jahannamlah baginya, kekal mereka di dalamnya. Itu adalah kehinaan yang besar. (Surat At Taubah ayat 63)

Itulah daftar 7 nama nama neraka dan penghuninya lengkap beserta dalil penjelasannya dalam Al-Quran. Semoga saja infromasi mengenai nama-nama neraka ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan ilmu pengetahuan. Wallahu a'lam.

Bacaan Doa Talqin Mayit Sesudah Dikubur dalam Teks Bahasa Arab

Artikel kali akan membahas tentang bacaan doa talqin mayit sesudah dikubur dalam lafadz bahasa arabnya. Talqin mayit sendiri biasa dilakukan setelah jenazah dimakamkan dan dimasukkan ke kuburan / liang lahat. Setelah itu salah satu kerabat duduk disamping makam dan membacakan bacaan talqin mayit ini.

Bacaan Doa Talqin Mayit Sesudah Dikubur dalam Teks Bahasa Arab

Arti talqin secara bahasa adalah Tafhim (memberikan pemahaman), memberi peringatan dengan mulut dan mengajarkan sesuatu. Secara istilah talqin adalah mengajarkan kalimat tauhid terhadap orang orang yang baru saja dikubur serta mengajarinya tentang pertanyaan pertanyaan kubur.

Adapun mentalqin mayit tidaklah wajib atau fardhu. Hukum mentalqin mayyit adalah sunnah. Dan waktunya setelah mayit dikuburkan. Tempat mentalqin adalah di atas pekuburan, di mana si mulaqqin (orang yang mentalqin) itu duduk menghadapkan muka mayit, di atas kubur, dan orang-orang lainnya dari pada pengiring mayit berdiri sekeliling kubur. Kesunnatan talqin adalah mayyit setelah dikuburkan.

Setelah menetahui tentang tata cara mentalqin mayit secara singkat. Kali ini akan kami bagikan salah satu dari banyak versi kalimat talqin mayyit. Langsung saja untuk lebih jelasnya berikut ini teks bacaan doa talqin mayit di kuburan dalam tulisan bahasa arabnya.

Talqin Mayit di Kuburan Bahasa Arab


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الَّرَحِيْمِ. كُلُّ شَيْئٍ هَالِكٌ اِلاَّ وَجْهَهُ . لَهُ الْحُكْمُ وَ اِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ . كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ . وَ اِنَّمَا تُوَفَّوْنَ اُجُوْرَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ . فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَاُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ. وَمَاالْحَيَاةُ الدُّنْيَا اِلاَّ مَتَاعُ الْغُرُوْرِ. مِنْهَاخَلَقْنَاكُمْ, وَفِيْهَا نُعِيْدُكُمْ, وَمِنْهَا نُخْرِجُكُمْ تَارَةً اُخْرَى.مِنْهَاخَلَقْنَاكُمْ لِلْأَجْرِ وَالثَّوابِ. وَفِيهَا نُعِيدُكُمْ لِلدُّودِ والتُّرَابِ.وَمِنْهَا نُخْرِجُكُمْ لِلْعَرْضِ وَالْحِسَابِ. بِسْمِ اللَّهِ وَبِاللَّهِ وَمِنَ اللَّهِ وَاِلَى اللَّهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. هَذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ. اِنْ كَانَتْ اِلاَّ صَيْحَةً وَاحِدَةً فَاِذَا هُمْ جَمِيعٌ لَدَيْنَا مُحْضَرُونَ

يَا ......بِنْ / بِنْتِ ....... يَرْحَمُكَ اللَّهُ . ذَهَبَتْ عَنْكَ الدُّنْيَا وَزِيْنَتُهَا . وَصِرْتَ اْلآنَ فِيْ بَرْزَخٍ مِنْ بَرَازِيْخِ اْلآخِرَةِ. فَلاَ تَنْسَ الْعَهْدَ الَّذِيْ فَارَقْتَنَا عَلَيْهِ فِيْ دَارِ الدُّنْيَا وَقَدِمْتَ بِهِ اِلَى دَارِ اْلآخِرَةِ. وَهُوَشَهَادَةُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللَّهِ. فَإِذَاجَاءَكَ الْمَلَكَانِ الْمُوَكَّلاَنِ بِكَ وَبِأَمْثَالِكَ مِنْ اُمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلاَ يُزْعِجَاكَ وَلاَ يُرْعِبَاكَ. وَاعْلَمْ اَنَّهُمَا خَلْقٌ مِنْ خَلْقِ اللَّهِ تَعَالَى كَمَا اَنْتَ خَلْقٌ مِنْ خَلْقِ اللَّهِ. وَاِذَا سَاَلاَكَ مَنْ رَبُّكَ؟ وَمَا دِيْنُكَ؟ وَمَا اعْتِقَادُكَ؟ وَمَاالَّذِيْ مُتَّ عَلَيْهِ؟. فَقُلْ لَهُمَا اَللَّهُ رَبِّيْ. وَاِذَاسَأَلاَكَ الثَّانِيَةَ فَقُلْ لَهُمَا اَللَّهُ رَبِّيْ. وَاِذَا سَأَلاَكَ الثَّالِثَةَ وَهِيَ الْخَاتِمَةُ الْحُسْنَى فَقُلْ لَهُمَا بِلِسَانٍ طَلْقٍ بِلاَ خُوْفٍ وَلاَفَزَعٍ. اَللَّهُ رَبِّيْ وَاْلإِسْلاَمُ دِيْنِيْ وَمُحَمَّدٌ نَبِيِّـيْ وَالْقُرْآنُ اِمَامِيْ وَالْكَعْبَةُ قِبْلَتِيْ وَالصَّلَوَاتُ فَرِيْضَتِيْ وَالْمُسْلِمُوْنَ اِخْوَانِيْ وَاِبْرَاهِيْمُ الْخَلِيْلُ اَبِيْ وَاَنَا عِشْتُ وَمُتُّ عَلَى قَوْلِ لاَ اِلَهَ اِلاَّاللَّهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللَّهِ .

تَمَسَّكْ بِهَذِهِ الْحُجَّةِ يَا ........ بِنْ ........ وَاعْلَمْ اَنَّكَ مُقِيْمٌ بِهَذَا الْبَرْزَخِ اِلَى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ. فَإِذَا قِيْلَ لَكَ مَا تَقُوْلُ فِيْ هَذَا الرُّجُلِ الَّذِيْ بُعِثَفِيْكُمْ وَفِى الْخَلْقِ اَجْمَعِيْنَ. فَقُلْ هُوَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَاءَنَا بِالْبَيِّنَاتِ مِنْ رَبِّهِ فَاتَّبَعْنَاهُ وَآمَنَّا بِهِ. فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ لاَ اِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ. وَاعْلَمْ اَنَّ الْمَوْتَ حَقٌّ وَاَنَّ نُزُوْلَ الْقَبْرِ حَقٌّ وَ اَنَّ سُؤَالَ مُنْكَرٍ وَنَكِيْرٍ حَقٌّ وَاَنَّ الْبَعْثَ حَقٌّ وَاَنَّ الْحِسَابَ حَقٌّ وَاَنَّ الْمِيزَانَ حَقٌّ وَاَنَّ الصِّرَاطَ حَقٌّ وَاَنَّ النَّارَ حَقٌّ وَاَنَّ الْجَنَّةَ حَقٌّ وَاَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لاَ رَيْبَ فِيْهَا وَ اَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَنْ فِى الْقُبُوْرِ

Demikianlah teks bacaan doa talqin mayit sesudah dikubur lengkap dalam teks bahasa arab. Semoga bermanfaat dan bisa diamalkan dengan dibaca ketika ada saudara muslim meninggal dunia. Wallahu a'lam.

Doa Malam Pertama Pernikahan dalam Islam Bahasa Arab, Latin & Artinya

Kali ini akan dibahas bacaan doa malam pertama pernikahan dalam islam lengkap bahasa arab, latin dan artinya. Islam sendiri mengajarkan bahwa dalam pernikahan ada banyak aturan yang harus dipenuhi termasuk saat malam pertama suami istri. Dalam hubungan badan antar suami istri yang baru menikah, ada beberapa adab malam pertama dan sunnah malam pertama pengantin yang mesti diperhatikan.

Tata caranya secara umum tidak akan dibahas di kesempatan kali ini. Intinya ada beberapa sunnah Rasulullah SAW yang dianjurkan untuk dikerjakan misalnya shalat sunnah 2 rakaat dan tentunya yang paling penting adalah membaca doa malam pertama agar hubungan keluarga dan suami istri selalu dalam kebaikan dan bahagia sakinah mawadah warohmah.

Doa Malam Pertama Pernikahan dalam Islam Bahasa Arab, Latin & Artinya

Jadi diantara sekian banyak persiapan menghadapi malam pertama setelah pernikahan, salah satu yang utama dan tidak boleh dilupakan adalah berdoa dan memohon kepada ALLAH SWT agar semuanya dipenuhi dengan rahmat dan kebaikan. Dengan begitu rumah tangga dan keluarga akan bahagia dan harmonis.

Hendaknya pasangan yang telah melangsungkan perkawinan selalu berdoa setiap kali akan berhubungan dan tidak hanya pada saat malam pertama atau pengantin baru saja. Nah, lalu bagaimana bacaan doa malam pertama sesuai syariat islam yang benar?

Simak berikut ini lafadz doa malam pertama menikah lengkap dalam tulisan arab, latin dan terjemahan bahasa Indonesianya supaya bisa dipahami makna dan isi kandungannya.

Doa Malam Pertama Pengantin Baru


 اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Allâhumma innî as`aluka khairahâ wa khaira mâ jabaltahâ ‘alaihi, wa a’ûdzu bika min syarrihâ wa syarri mâ jabaltahâ ‘alaihi.

Artinya :Wahai Allah sesungguhnya aku memohon kepada mu kebaikannya (kebaikan isteri) dan kebaikan apa yang saya ambil dari padanya, serta aku berlindung kepada Mu (wahai Allah) dari kejahatannya dan kejahatan apa yang aku ambil daripadanya.

Doa malam pertama untuk istri ini dibaca pada malam pertama sebelum melakukan hubungan antar suami istri. Doa ini dibaca oleh suami sambil menyentuh ubun ubung sang isri. Insyaallah dengan mengamalkan doa ini maka hubungan pada malam pertama akan lebih penuh keberkahan dan kian romantis karena sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW.

Dari ‘Amr bin Syu’aib, dari bapaknya, dari kakeknya berkata bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا تَزَوَّجَ أَحَدُكُمْ امْرَأَةً أَوِ اشْتَرَى خَادِمًا فَلْيَأْخُذْ بِنَاصِيَتِهَا (وَلْيُسَمِّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ) وَلْيَدْعُ لَهُ بِالْبَرَكَةِ، وَلْيَقُلْ: اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ.

“Apabila salah seorang dari kamu menikahi wanita atau membeli seorang budak maka peganglah ubun-ubunnya lalu bacalah ‘basmalah’ serta do’akanlah dengan do’a berkah seraya mengucapkan:

ALLAHUMMA INNI AS-ALUKA MIN KHOIRIHAA WA KHOIRI MAA JABALTAHAA ‘ALAIH. WA A’UDZU BIKA MIN SYARRIHAA WA SYARRI MAA JABALTAHAA ‘ALAIH.

‘Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiatnya yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang ia bawa.’” (HR. Abu Daud, no. 2160; Ibnu Majah, no. 1918).

Doa Sebelum Berjimak Antar Suami Istri


Dalam doa kedua ini diawali dengan bismillah sebagai bentuk meminta tolong dan berdzikir pada Allah agar suami istri dijauhkan dari setan saat berhubungan intim, agar keturunannya pula dijauhkan dari setan. Berikut ini bacaan doa sebelum berhubungan badan (berjimak) sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW :

بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنِى الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

Bismillâhi allâhumma jannibnasy-syaithâna wa jannibisy-syaithâna mâ razaqtanâ.

Artinya : “Dengan menyebut nama Allah, ya Allah hindarkanlah kami dari gangguan setan dan hindarkan pula anak yang Engkau anugerahkan kepada kamu dari gangguan setan.” (Muttafaq ‘alaih).

Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda sebagai berikut :

 عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ : أَمَا إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِىَ أَهْلَهُ قَالَ بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنِى الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا ثُمَّ رُزِقَ أَوْ قُضِىَ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ لَمْ يَضُرَّهُ الشَّيْطَانُ

Artinya : “Ibnu Abbas berkata, Rasulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- bersabda: “Apabila seseorang membaca doa berikut ini sebelum menggauli isterinya: “bismillah allahumma jannibnis syaithan wa jannibis syaithan ma razaqtana” (Dengan menyebut nama Allah, ya Allah, jauhkanlah syetan dari saya, dan jauhkanlah ia dari apa yang akan Eukau rizkikan kepada kami (anak, keturunan), kemudian dari hubungan tersebut ditakdirkan menghasilkan seorang anak, maka ia tidak akan diganggu oleh setan selamanya” (HR. Bukhari Muslim).

Demikianlah teks bacaan doa malam pertama pernikahan dalam islam lengkap bahasa arab, latin dan artinya. Dengan mengamalkan dan membaca doa diatas pada malam pertama pengantin baru, maka insyaallah keluarga akan bahagia, sakinah, mawadah dan warohmah. Wallahu a'lam.

Doa Khitan Ketika Acara Walimatul Khitan Anak Lengkap Arab dan Artinya

Pembahasan kali ini adalah bacaan doa khitan ketika acara walimatul khitan anak lengkap dalam bahasa arab dan artinya. Dalam sebuah proses khitan saat seseorang di sunat, maka tentunya diadakan acara tasyakuran dimana mengundang tetangga dan saudara untuk kemudian didalamnya diisi dengan berdoa, bersholawat, membaca dzikir dan wirid secara bersama sama.

Doa Khitan Ketika Acara Walimatul Khitan Anak Lengkap Arab dan Artinya

Acara tasyakuran walimatul khitan ini tentunya diakhiri dengan sebuah doa. Tentunya bebas saja untuk membaca doa yang mana saja karena memang tidak ada doa walimatul khitan yang khusus dan disunnahkan. Namun di kesempatan ini akan dibagi doa yang bisa dibaca ketika acara khitanan dan ditempatkan pada undangan. Insyaallah doanya bagus dan penuh mutiara hikmah didalamnya.

Dan langsung saja untuk lebih jelasnya berikut ini lafadz doa khitan singkat ketika acara walimatul khitan anak kita lengkap dalam tulisan arab dan terjemahan bahasa Indonesianya. Dengan begitu kita paham makna dan isi kandungannya.

Doa Acara Walimatul Khitan


 اَللهم وَفِّقْنَا  ِلاجْتِلاَبِ الْفَضَائِلِ وَجَنِّبْنَا مِنْ اِقْتِرَاحِ الرَّذَائِلِ. رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اَعْذَارَنَا وَسَلِّمْ اُمُوْرَنَا وَصَحِّحْ مَخْتُوْنَنَا وَاقْضِ دُيُوْنَنَا وَبَلِّغْ اَمَالَنَا وَوَسِّعْ اَرْزَاقَنَا وَجُوْدِكَ يَاجَوَّادُ. اَللهم اِنَّا نَسْئَلُكَ السَّلاَمَ وَالْعَافِيَةَ عَلَيْنَا وَعَلَى الْحُجَّاجِ وَالْغُزَاةِ وَالْمُسَافِرِيْنَ مِنْ اُمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَجْمَعِيْنَ فِيْ بَرِّكَ وَبَحْرِكَ اِنَّكَ عَلى مَا تَشَاءُ قَدِيْرٌ يَا نِعْمَ الْمَوْلى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

Artinya : “Ya Allah, berilah kami pertolongan untuk memperoleh keutamaan-keutamaan, dan jauhkan kami dari melakukan hal-hal yang hina. Ya Allah, terimalah khitan kami, selamatkanlah urusan-urusan kami, sembuhkanlah dari sakit (karena khitan) ini, bayarkanlah hutang-hutang kami, jadikanlah (kenyataan) cita-cita kami, lapangkanlah rezeki kami dengan kemurahan-Mu, wahai Dzat Yang Maha Memberi. Ya Allah, semoga Engkau beri keselamatan kepada kami, kepada orang-orang yang beribadah haji, kepada orang-orang yang berperang (di jalan Allah), dan kepada para musafir, yaitu semua umat Muhammad SAW yang ada di darat maupun di laut. Sesungguhnya Engkau berkuasa terhadap apa yang Engkau kehendaki, wahai sebaik-baik majikan dan sebaik-baik penolong. Maha Suci Allah, Tuhan yang memiliki kesucian dari segala sifat rendah yang mereka (orang kafir) lekatkan. Dan kesejahteraan bagi para utusan Allah, dan segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam.”

Demikianlah teks bacaan doa khitan ketika acara walimatul khitan anak lengkap bahasa arab dan artinya. Semoga dengan membaca doa diatas menjadikan proses khitan putra putri kita penuh kebaikan dan lancar. Wallahu a'lam.

Artikel Islam Pilihan